Hello,This is me!

Yudia R. Rasyid

Professional Translator Content Writer English Instructor

Minggu, 05 Agustus 2012

Moving Forward…Have you?? - Part 1

  • 03.30
  • by
Alhamdulillah.

Akhirnya kemalasan untuk menulis diblog lagi bisa dikalahkan. Sudah 1 tahun lamanya sejak blog ini terakhir diposting. Mudah-mudahan untuk seterusnya nggak malas lagi. Sudah begitu banyak pengalaman, pemikiran, curhatan, dan lainnya yang ingin saya share bareng temen-temen blogger lainnya. Tidak disangka waktu 1 tahun itu terasa begitu singkat. Ibarat rumah, sudah tebal melekat debu dan sarang laba-laba disetiap sudut ruangan. Saatnya membersihkan keadaan mess ini. Hal ini mungkin bisa kita sebut  moving forward.
Kita semua mengerti bahwa prasa moving forward bisa diartikan melangkah/ bergerak maju. Dalam kehidupan, kita senantiasa memperbaiki diri kita dari hari demi hari untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Tapi sudah kah kita melangkah maju?? Atau kita masih tetap dalam kondisi yang sama dengan tahun kemaren?? Apa yang telah kita ubah??
 
source: google.com


Sedikit cerita kembali ke tahun lalu.

Posting-an terakhir saya tepat pada bulan Juli 2011. Bulan itu bisa dikatakan bulan penting karena pada tanggal 28 Juli 2011 merupakan puncak perjuangan saya selama 3 tahun 11 bulan menekuni studi di Jurusan Sastra Inggris Universitas Andalas, kota Padang. Bersama 5 teman angkatan 2007 dan beberapa senior, saya memperoleh gelar sarjana sastra. Semuanya seolah berjalan sangat lancar, seakan-akan Tuhan mempermudah jalan saya untuk mampu lulus. Saya bersyukur akan hal itu. Ya, satu langkah menuju kehidupan yang lebih baik – moving forward.
Mungkin euphoria kelulusan ini bikin saya lupa untuk terus menulis di blog. Selain kemalasan dalam diri sendiri. Usai wisuda III Unand pada tanggal 26 September 2011, saya memulai kehidupan yang baru to the real world – ke dunia yang sebenarnya, realita.
Saat itu, pemikiran saya masih segarnya akan prinsip idealis bahwa saya tak ingin jadi PNS, tidak ingin jadi karyawan, saya ingin melakukan hal yang saya inginkan dengan bebas tanpa perintah dan aturan dari orang lain. Ya, prinsip entrepreneur itu masih melekat di benak saya. Entah mengapa, saya tidak ingin saja bekerja untuk orang lain. Dalam pikir saya, saya bisa membuat perusahaan sendiri. Saya hanya butuh sedikit lagi informasi mengenai apa, siapa, bagaimana, dan dimana saya bisa menemukan hal-hal untuk membangun sebuah usaha yang mapan.
Seperti postingan saya tentang Pilihan Hidup tahun lalu, saya memulai usaha dengan menjadi supplier es krim di kampus saat masih kuliah. Selain itu, banyaknya pilihan bidang yang saya saat kuliah tekuni membuat saya tidak fokus dalam bertindak, baik itu wirausaha, sinematografi, jurnalistik, dll. Betapa inginnya saya ahli di 1 bidang dan memperoleh prestasi dibidang tersebut. Guess what?? Saya masih melakukan hal yang sama, walaupun mungkin sedikit ada perkembangan. Beberapa bulan lalu teman kewirausahaan Unand masih mengajak saya untuk meramaikan Bazar di PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa) hingga mendapat juara 2 sebagai peserta dengan omzet terbanyak. Tidak menyangka bahwa prestasi saya dapatkan ketika sudah tidak menjadi mahasiswa lagi.
Lagi-lagi diberi kemudahan, saya mendapat pinjaman dari bank untuk mengembangkan usaha ini. Walaupun pinjaman itu dipotong setengah untuk kepentingan keluarga. Anehnya saya tetap jalan. Sambil tetap mengirim surat lamaran pekerjaan, permintaan mama yang tetap ingin anaknya bekerja kantoran, saya menemukan banyak ide-ide baru.
Ketika tanggal 4 Maret 2012, muncullah ide untuk membuat perusahaan IT tuk membuat suatu social network khusus usaha-usaha di kota Padang. Berawal cerita teman yang kuliah dibidang tersebut, kami berempat sepakat tuk mendirikan perusahaan itu. Lalu lahirlah PAGEARTH. Perusahaan kecil ini sejenis Perseroan Komoditer (CV) di bidang Web Developer, Software Application, Networking, dan Multimedia. Kami dirikan berempat dan saya sebagai Direktur. Yup, sekali lagi Moving Forward.
Pengalaman menjadi direktur di perusahaan kita sendiri adalah hal yang sangat LUAR BIASA. Mungkin bisa dikatakan saya telah melangkah jauh ke depan dari teman-teman lainnya. Di umur 22 tahun, memiliki orang-orang ahli dibidangnya, bergerak mencari proyek, mengatur rencana, dll. Semuanya seakan berjalan dengan mudah dan lancar.
Walaupun begitu, saya masih merasa belum MOVING FORWARD. Masih jalan ditempat. Banyak hal-hal yang belum lebih baik. Menulis postingan ini membuat saya tersadar betapa telah banyak hal dan pengalaman yang telah saya lalui dan saya seharusnya bersyukur akan hal itu.
Tapi, tak ada keberhasilan tanpa kegagalan. Pagearth telah gagal. Tidak bisa dipertahankan lagi.

To be continued 

Catatan: karena asiknya bercerita, tak nyangka udah 3 halaman Word aja. Jadi saya putuskan untuk membaginya menjadi dua agar tidak bosan membacanya. Jangan lupa membaca kelanjutannya ya di Moving Forward part 2.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

1 comments:

JOHN DOE
+123-456-789
Melbourne, Australia

SEND ME A MESSAGE